UM Metro Kukuhkan Tiga Guru Besar

Manajemen - Pengukuhan guru besar merupakan momentum akademik yang sangat penting dalam perjalanan sebuah perguruan tinggi, sebagai bentuk pengakuan atas capaian keilmuan, kontribusi penelitian, serta dedikasi dalam pengembangan pendidikan tinggi. Universitas Muhammadiyah Metro kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui pengukuhan tiga dosen terbaiknya sebagai guru besar, yaitu Agus Sutanto, Etik Puji Handayani, dan Muhammad Ihsan Dacholfany.
Prosesi pengukuhan ini menjadi simbol pencapaian akademik tertinggi yang tidak hanya membanggakan secara personal, tetapi juga mengangkat reputasi institusi di tingkat nasional. Ketiga guru besar tersebut telah menunjukkan konsistensi dalam tridarma perguruan tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sehingga layak mendapatkan kehormatan tersebut.
Ketiga profesor ini memiliki bidang kepakaran yang berbeda dan saling melengkapi, mulai dari mikrobiologi, ilmu tanah dan nutrisi tanaman, hingga manajemen pendidikan.
Kegiatan ini dihadiri Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Kepala LLDIKTI Wilayah II, Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam Wilayah XV Lampung, perwakilan Pemerintah Kota Metro beserta Unsur Pimpinan Daerah (USPIDA), Kota Metro, serta pimpinan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dari tingkat wilayah hingga daerah.
Turut hadir Badan Pembina Harian (BPH), UM Metro, Senat Akademik, jajaran pimpinan kampus, para rektor perguruan tinggi se-Lampung, pimpinan perangkat daerah, hingga tokoh masyarakat.
Rektor UM Metro, Dr.Nyoto Suseno, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, pengukuhan Guru Besar menjadi bukti kemajuan kampus dalam memperkuat kualitas akademik dan kontribusi keilmuan.
“Ini kebanggaan bagi kita semua. Guru Besar memiliki peran penting membuka wawasan mahasiswa dan melahirkan generasi unggul, bahkan melampaui capaian gurunya,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa keberadaan tujuh Guru Besar harus menjadi pemicu lahirnya profesor-profesor baru di lingkungan kampus.
Sementara itu, Prof. Dr. Suyadi, dari Majelis Diktilitbang mewakili ketua Prof. Dr. Bambang Setiaji, selaku ketua, menyampaikan apresiasi atas bertambahnya Guru Besar di UM Metro.
Ia menyebut capaian tersebut sebagai bagian dari kemajuan Muhammadiyah dalam membangun pendidikan tinggi.
“Saat ini terdapat sekitar 166 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dengan 414 Guru Besar. Ini harus terus ditingkatkan,” ungkapnya.