Pelatihan Ecoprint, Mahasiswa KKN Kelompok 28 UM Metro ( Berdayakan Ekonomi Kreatif Ibu-Ibu PKK Tiyuh Mekar Asri )

Tiyuh Mekar Asri – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 28 Universitas Muhammadiyah Metro melaksanakan program Pelatihan Ekonomi Kreatif Ecoprint bagi ibu-ibu PKK di Tiyuh Mekar Asri, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 18 Juli 2026, sebagai bagian dari program kerja bidang ekonomi kreatif di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Imam Samsudin, S.Kom., M.Eng.
Pelatihan ecoprint digagas sebagai upaya pemberdayaan ekonomi kreatif untuk meningkatkan keterampilan ibu-ibu PKK dalam mengolah bahan alami di lingkungan sekitar menjadi produk bernilai ekonomi, seperti kain dan totebag bermotif alami. Program ini lahir dari hasil observasi lapangan yang menunjukkan bahwa ibu-ibu PKK dan pemuda setempat memiliki potensi kreativitas yang belum tersalurkan secara maksimal.

(Ibu-ibu PKK dan mahasiswa KKN mempraktikkan teknik pounding daun di atas kain dan totebag.)
Kegiatan diawali dengan tahap persiapan, yakni koordinasi bersama kelompok PKK, penentuan peserta, serta penyiapan kain dan totebag polos, daun-daun lokal, palu kayu, dan larutan tawas sebagai bahan utama praktik. Selanjutnya, mahasiswa KKN memberikan pengenalan mengenai konsep dasar ecoprint, jenis-jenis bahan yang digunakan, hingga cara memilih daun yang tepat agar menghasilkan motif yang baik.
Sesi kemudian dilanjutkan dengan tahap demonstrasi, di mana mahasiswa memperagakan langsung teknik pounding atau pemukulan daun pada kain, serta proses penguncian warna menggunakan larutan tawas agar motif yang dihasilkan lebih tahan lama. Setelah demonstrasi, para peserta mempraktikkan langsung pembuatan produk ecoprint secara berkelompok dengan pendampingan penuh dari mahasiswa KKN.
Antusiasme ibu-ibu PKK terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Sebagian besar peserta baru pertama kali mengenal teknik ecoprint, namun mereka menunjukkan semangat tinggi dalam mempraktikkan setiap tahapan hingga menghasilkan motif daun pada kain dan totebag yang mereka kerjakan sendiri.

(Ibu-ibu PKK dengan antusias menunjukkan hasil totebag ecoprint karya mereka masing-masing.)
Pada tahap akhir, mahasiswa KKN melakukan evaluasi terhadap hasil karya peserta berdasarkan kerapian, komposisi motif, dan tingkat partisipasi selama pelatihan. Program ini menargetkan minimal 10 ibu PKK dapat menghasilkan produk ecoprint sekaligus memahami tekniknya secara mandiri, sehingga keterampilan ini dapat terus dikembangkan setelah masa KKN berakhir.
Melalui pelatihan ecoprint ini, mahasiswa KKN Kelompok 28 UM Metro berharap dapat mendorong diversifikasi produk kreatif ramah lingkungan di Tiyuh Mekar Asri, sekaligus menjadi langkah awal tumbuhnya usaha kerajinan berbasis potensi lokal yang mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi ibu-ibu PKK setempat. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Tiyuh Mekar Asri.