• AddressJl. Ki Hajar Dewantara No. 116 Iringmulyo
  • Email
  • Contact(0725) 42445-42

PASAR SAHAM DOMESTIK MENGUAT 1,05 PERSEN DI OKTOBER 2024, KAPITALISASI SENTUH RP12.719 TRILIUN

Pasar saham domestik mencatatkan kinerja positif sepanjang Oktober 2024. Hingga 29 Oktober 2024, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,05 persen month-to-date (mtd) ke level 7.606,60, atau naik 4,59 persen secara year-to-date (ytd).

Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai kapitalisasi pasar mencapai Rp12.719 triliun atau tumbuh 1,33 persen mtd (naik 9,02 persen ytd). Meski demikian, investor asing (non-resident) mencatatkan net sell sebesar Rp9,50 triliun mtd, meskipun secara ytd masih mencatat net buy Rp40,14 triliun.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, menjelaskan penguatan IHSG Oktober didorong oleh hampir seluruh sektor, dengan property & real estate serta teknologi sebagai sektor dengan penguatan tertinggi. “Dari sisi likuiditas, rata-rata nilai transaksi harian pasar saham mencapai Rp12,89 triliun ytd,” ungkapnya dalam Konferensi Pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK Hasil RDKB Oktober 2024 di Jakarta, Jumat (1/11/2024).

Pasar Obligasi

Di pasar obligasi, Indeks Pasar Obligasi ICBI melemah 1,10 persen mtd ke level 391,90, meski secara ytd masih naik 4,62 persen. Yield SBN rata-rata naik 26,06 basis poin (bps) mtd (naik 19,08 bps ytd). Non-resident tercatat melakukan net buy sebesar Rp14,95 triliun mtd (ytd: Rp43,48 triliun).

Sementara di pasar obligasi korporasi, investor asing justru mencatat net sell Rp0,10 triliun mtd (ytd: net sell Rp2,66 triliun).

 

 

 

Industri Investasi

Di sektor pengelolaan investasi, Asset Under Management (AUM) mencapai Rp855,89 triliun, naik 1,52 persen mtd atau 3,78 persen ytd. Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana tercatat Rp504,06 triliun, meningkat 0,84 persen mtd (0,52 persen ytd). Menariknya, terjadi net subscription Rp7,54 triliun mtd, meski secara ytd masih net redemption Rp5,26 triliun.

 

Fund Raising dan SCF

Sepanjang tahun berjalan, nilai Penawaran Umum mencapai Rp159,19 triliun, dengan Rp4,66 triliun berasal dari 30 emiten baru. Masih terdapat 129 pipeline Penawaran Umum dengan estimasi nilai Rp43,32 triliun.

Untuk Securities Crowdfunding (SCF), sejak aturan berlaku hingga 25 Oktober 2024 tercatat 17 penyelenggara berizin, 650 penerbitan efek, 166.515 pemodal, dengan total dana terhimpun Rp1,26 triliun.

Bursa Karbon

Sejak diluncurkan pada 26 September 2023, Bursa Karbon mencatat volume transaksi 614.454 tCO2e dengan nilai akumulasi Rp37,09 miliar hingga 29 Oktober 2024. Aktivitas didominasi Pasar Lelang (49,82 persen), diikuti Pasar Reguler (26,73 persen), Pasar Negosiasi (23,16 persen), dan marketplace (0,29 persen).

“Potensi Bursa Karbon sangat besar dengan 4.041 pendaftar di Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN PPI),” jelas Friderica.

Dengan capaian ini, OJK menilai pasar keuangan Indonesia masih berada dalam tren positif meski tantangan global cukup berat, terutama di sektor obligasi. Dukungan investor domestik dan potensi pengembangan pasar baru seperti bursa karbon diharapkan mampu menjaga stabilitas pasar ke depan.

Sources: https://infopublik.id/kategori/nasional-ekonomi-bisnis/882573/oktober-2024-pasar-saham-domestik-menguat