] Dari Observasi Menjadi Peta, Mahasiswa KKN Kelompok 40 UM Metro Petakan Fasilitas Tiyuh Margo Mulyo
  • AddressJl. Ki Hajar Dewantara No. 116 Iringmulyo
  • Email
  • Contact(0725) 42445-42

Dari Observasi Menjadi Peta, Mahasiswa KKN Kelompok 40 UM Metro Petakan Fasilitas Tiyuh Margo Mulyo

Tulang Bawang Barat, Juli 2026 – Mahasiswa KKN Kelompok 40 Universitas Muhammadiyah Metro menghasilkan Peta Fasilitas Wilayah Tiyuh Margo Mulyo, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat. Peta tersebut dibuat sebagai media informasi bagi Pemerintah Tiyuh, masyarakat, dan pendatang untuk mengenali lokasi serta persebaran fasilitas yang terdapat di wilayah Tiyuh Margo Mulyo.

Kegiatan pemetaan diawali dengan pengumpulan data dasar menggunakan Peta RBI skala 1:25.000 dan Citra Google Satellite 2026. Data tersebut kemudian dilengkapi melalui observasi langsung dengan menyusuri wilayah Tiyuh Margo Mulyo. Mahasiswa melakukan identifikasi lokasi fasilitas, memastikan keberadaan objek di lapangan, mengumpulkan informasi pendukung, serta melakukan dokumentasi terhadap sejumlah fasilitas. Data yang telah dikumpulkan selanjutnya diolah menggunakan ArcGIS. Mahasiswa menyusun titik lokasi fasilitas, jaringan jalan, simbol, legenda, nama fasilitas, arah utara, hingga foto pendukung. Peta akhir disusun dengan skala 1:13.500 sehingga informasi mengenai fasilitas dan kondisi wilayah dapat disajikan dalam satu media visual yang lebih mudah dipahami. Peta tersebut memuat berbagai informasi fasilitas di Tiyuh Margo Mulyo, di antaranya sarana pendidikan, tempat peribadatan, fasilitas pemerintahan, serta jaringan jalan. Salah satu keuggulan peta ini adalah adanya foto dan nama sejumlah fasilitas sehingga pengguna tidak hanya dapat mengetahui titik lokasinya, tetapi juga memperoleh gambaran mengenai fasilitas yang ditampilkan. Informasi tersebut diharapkan dapat membantu Masyarakat dan pendatang dalam mengenali fasilitas yang tersedia di wilayah tiyuh.  

Dalam proses penyusunannya, Pemerintah Tiyuh Margo Mulyo turut dilibatkan untuk memberikan informasi dan melakukan pengecekan terhadap hasil pemetaan. Masukan dari perangkat tiyuh digunakan mahasiswa untuk memastikan informasi yang ditampilkan sesuai dengan kondisi wilayah sebelum peta dicetak. Peta kemudian dipasang di Balai Tiyuh Margo Mulyo pada 22 Juli 2026. Kegiatan ini melibatkan 10 mahasiswa KKN Kelompok 40 UM Metro dari berbagai program studi. Seluruh anggota terlibat secara bersama-sama dalam proses observasi, pengumpulan data spasial, dokumentasi, pengolahan data spasial, penyusunan peta, hingga pemasangan hasil akhir. Tim KKN Kelompok 40 terdiri atas : 1. Verdy Vernando (23520027) - Ketua 2. Ahmad Mukhtaruddin Syarfan (23920017) - Sekretaris  3. Elin Tiara Adimia Zahra (23430051) - Sekretaris 4. Amelya Yunita Sari (23630036) - Bendahara 5. Naufal Rafid Hanafi (23510010) - Humas  6. Fransiska Adya Mecca (23610117) – Humas 7. Brilliantino Lintang Pamungkas (23610104) - Acara 8. Gusti Wira Yudha (23810025) - Acara 9. Arif Setya Utama (23430057) - PDD 10. Suparti (23610095) – PDD Program KKN ini dilaksanakan dengan pendampingan Tri Cahyo Wahyudi, S.T., M.T., Dosen Pembimbing Lapangan dari Fakultas Teknik, Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Metro.

Kegiatan pemetaan menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mengidentifikasi kebutuhan informasi di Masyarakat dan menghasilkan media yang dapat dimanfaatkan langsung oleh mitra.  Setelah peta selesai disusun, mahasiswa bersama Pemerintah Tiyuh Margo Mulyo melakukan pengecekan terhadap informasi yang ditampilkan sebelum peta dicetak dan dipasang di Balai Tiyuh. Hasil kegiatan mendapat respons positif dari mitra karena peta dapat membantu memberikan gambaran mengenai lokasi dan persebaran fasilitas yang terdapat di wilayah tiyuh.

“Peta ini sangat membantu memberikan pengetahuan kepada warga dan pendatang mengenai fasilitas yang ada di Tiyuh Margo Mulyo,” ujar Deni Setiawan selaku Sekretaris Desa Margo Mulyo.

Melalui kegiatan ini, Peta Fasilitas Wilayah Tiyuh Margo Mulyo diharapkan dapat terus di manfaatkan sebagai media informasi oleh pemerintah tiyuh, masyarakat maupun pendatang. Peta juga dapat diperbarui apabila terdapat perubahan fasilitas atau kondisi wilayah sehingga informasi yang tersedia tetap sesuai dengan keadaan yang terbaru.